Sunday, October 28, 2018

Vaksinasi Rubella Di SMPN 11 Balikpapan Capai 95 Persen

BALIKPAPAN MOB– wartaekspres.com – Suntik Rubella berfungsi untuk mencegah penyakit campak, karena hingga saat ini belum bisa dipastikan apa yang dapat mengatasi rubella. 

Bahkan banyak yang tidak memahami mengenai suntik vaksin rubella. Tapi di dunia pendidikan khususnya di Balikpapan, sosialisasi tentang suntik vaksin terus dilakukan. 

Seperti halnya di SMP Negeri 11 Balikpapan, pelaksanaan suntik rubella yang diberikan kepada siswa siswinya telah selesai dilaksanakan, meski banyak kendala yang dihadapinya. 

Kepala SMP Negeri 11 Balikpapan, Ida Putu Sujana mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan suntik vaksin secara bertahap telah selesai dilaksanakan, bahkan target 95 persen yang diharapkan oleh Dinas Pendidikan bisa tercapai. 

“Jumlah siswa siswi di sekolah ini ada 1050 anak, yang berusia di atas 15 tahun berjumlah 70 siswa. Artinya usia anak yang lebih dari 15 tahun tidak boleh dilakukan suntik vaksin rubella. Sementara 51 siswa lainnya menolak untuk disuntik, dikarenakan pihak orang tua melarang putra putrinya diberikan vaksin rubella,” ujar Ida Putu Sujana. 

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa dua minggu sebelum dilakukan suntik vaksin, sudah berikan surat edaran disertai lampiran penjelasan dari MUI untuk disampaikan kepada orang tua siswa. 

“Kami sampaikan, apabila diantara orang tua yang tidak menghendaki anaknya disuntik, segera datang ke sekolah untuk mendatangani surat pernyataan,” turur Putu. 

Awalnya hanya ada 11 orang tua yang datang ke sekolah menolak, kata Putu, tapi ketika hari H dimulainya penyuntikan justru orang tua berbondong-bondong datang ke sekolah untuk menolak anaknya disuntik. 

“Kami tanyakan mengapa menolak, tapi justru diantara orang tua menjawab siapa yang bertanggung jawab, bahkan bawa-bawa dalil. Tidak ingin berdebat panjang, maka kami sarankan untuk mendatangani surat pernyataan, berjumlah 51 anak yang tidak ikut suntik vaksin,” pungkas Putu. (wan)

0 comments:

Post a Comment