Saturday, June 25, 2016

Manajeman Bus Kangaroo Terapkan Sistem Kebarangkatan On Time On Free



Tak Ingin Penumpang Lama Menunggu, Manajeman Bus Kangaroo Terapkan Sistem Kebarangkatan On Time On Free

Balikpapan,MonitorKaltim.Com – Manajemen PT Kagaroo Lintas Nusantara (KLN) selaku operator Bus Kangaroo yang melayani jasa anguktan penumpang dari Balikpapan - Samarinda dan Bontang berkomitmen untuk tidak membuat penumpang berlama-lama menunggu saat keberangkatan.

Kendati tahun ini, manajemen perusahaan tersebut menyatakan tidak akan menambah armda bus menyusul akan terjadinya lonjakan penumang pada saat mudik lebaran.

Ahmad Alkaf, Leader Operation Distric Balikpapan PT KLN saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Pool Bis Kangaroo mengatakan dalam bulan Ramadhan tahun ini, pihaknya tidak mengadakan penambahan armada bus.

“Sekarang kan sepi pak, bandara juga sepi. Justru menurun jauh karena mungkin orang-orang yang mau mudik belum mulai juga berangkat, tidak tau kalau hari H minus 10 (H-10) nanti, mungkin orang-orang mulai mudik, “paparnya.

Alkaf lebih jauh mengatakan mencermati arus mudik saat ini, baik di jalan maupun bandara, kelihatannya masih sepi-sepi saja.

Padahal, kata Alkaf, hubungan antara arus penumpang udara dengan darat sangat erat kaitannya namun kondisinya menurun yang mempenagruhi jumlah penumang. “Penumpang Kangaroo saat ini, mengalami penurunan hingga 30 persen,” sebut Alkaf.

Ditanya tentang strategi manajemen Kangaroo dalam melayani penumpang transportasi darat untuk Balikpapan-Samarinda dan sebaliknya, Alkaf mengatakan bahwa pihaknya membagi dalam dua divisi. ”Kami memiliki dua divisi angkutan yaitu Premier untuk angkutan umum bus jenis Izusu ELFsebanyak 48 unit. Setiap bus berkapasitas penumpang sebanyak 10 orang. Devisi lainnya, adalah jenis rental,” jelas Alkaf.

Alkaf lembih jauh mengemukakan, Kangaroo sampai saat ini terus melakukan sistem on time on free. ”Maksudnya, walaupun tidak ada penumpang bus saat itu, namun jika waktu keberangkatan sudah tiba maka bus tersebut harus berangkat,” jelas Alkaf.

”On time on free itu harus dilakukan, penumpang yang berangkat dari Balikpapan ke Samarinda on time on free juga. ”Karenanya kondisi di Pool Bus Kangaroo dari Samarinda ke Balikpapan juga harus on time on free,” ungkap Alkaf.

Sedangkan divisi rental, lajut Alkaf dikhususkan untuk melayani penumpang yangg ingin mencarter mobil Kangaroo. “Untuk divisi rental ini kami sediakan empat unit dengan jenis mobil Toyota Hiace yang berkapasitas penumpang sebanyak 7 orang,” papar Alkaf.

Ditanya tentang lama waktu jeda keberangkatan setiap bis Kangaroo dari pool menuju tujuan, leader operational ini mengatakan jeda keberangkatan setiap bus 10 menit. “Walupun tidak ada penumpang, bus kami harus on time dan berangkat,” ujarnya.

Melihat jeda keberangkatan setiap bis Kangaroo hanya 10 menit sehingga bisa terjadi kekosongan penumpag namun karena sistem on time on free maka bus harus berangkat, jawab Alkaf, sembari mengatakan bus kata pernah juga mengalami kekosongan penumpang tapi tetap harus berangkat. “Inilah salah satu sumbangsih manajemen kepada masyarakat pengguna Kangaroo, karena sengaja kami buat jeda keberangkatan hanya 10 menit agar penumpang tidak berlama-lama menunggu bus berangkat. (naim)




0 comments:

Post a Comment